Minggu, 05 Agustus 2012

Patah Tulang (Euphorbia tirucalli L.)



Patah tulang dikenal sebagai susuru oleh orang sunda, atau biasa disebut finger free dalam bahasa inggrisnya. batang-batangnya yang kecil memang menyerupai jari jari tangan. sekilas tanaman ini seperti tidak berdaun. jika digigit batangnya terasa tawar, tetapi semakin lama menimbulkan rasa tebal di lidah, berbau tanah dan getahnya beracun.

Pemanfaatan :

  1. Mencegah tahi lalat membesar : Gosok tahi lalat dengan air jeruk nipis, lalu olesi getah patah tulang. Lakukan  beberapa kali sehari dan jangan sampai terkena mata.
  2. kapalan dan kutil :  cuci bersih 1/2 kg dahan dan ranting patah tulang,lalu rebus dengah 4 liter sampai tersisa menjadi 2 liter. Gunakan air rebusan untuk merendam bagian tubuh yang kulitnya menebal atau terdapat kutilnya saat hangat selama 1/2 jam.Setelah kulit kering,olesi kutil dengan lendir daun lidah buaya . Dengan cara ini kapalan/kutil akan lepas dengan sendirinya.
  3. Kulit ter tusuk duri atau terkena pecahan kaca : olesi kulit atau tubuh yang tertusuk duri dengan getah patah tulang.getah patah tulang dapat mengeluarkan duri-duri dari kulit.
  4. Sakit Gigi : teteskan getah patah tulang pada gigi yang sakit dan berlubang. Lakukan satu sampi dua kali dalam sehari. hati -hati jangan mengenai gigi yang sehat.
  5. Patah tulang : seperti namanya patah tulang dapat digunakan untuk pengobatan patah tulang ,caranya gosokkan getah patah tulang pada kulit di atas tulang yang patah. Cara lainnya, giling halus kulit luar dahan patah tulang.Tempelkan hasil gilingan di atas tulang yang patah kemudian balut. Lakukan pengobatan  dua kali sehari dengan mengganti pembalutnya
  • Catatan   : bila terkena mata , getah patah tulang dapat menyebabkan kebutaan. oleh sebab itu penggunaaan herba satu ini harus dilakukan dengan hati hati. namun bila terjadi cepatlah cuci dengan air kelapa atau santan                      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar